NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
800 Hektar Lahan Persawahan Tidak Teraliri, Begini Respon Gubernur Mahyeldi - Topsumbar

Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 21 Jan 2023 10:55 WIB ·

800 Hektar Lahan Persawahan Tidak Teraliri, Begini Respon Gubernur Mahyeldi


 800 Hektar Lahan Persawahan Tidak Teraliri, Begini Respon Gubernur Mahyeldi Perbesar

SOLOK | Topsumbar – Menerima keluhan bahwa jaringan irigasi Banda Laweh, Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, telah rusak akibat lonsor semenjak tahun 2018 silam, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah akan segera turunkan tim untuk tindak lanjuti.

“Saya akan tugaskan Dinas PSDA untuk melakukan pengecekan, agar kita bisa rencanakan seperti apa tindak lanjutnya,” ujar Gubernur Mahyeldi setelah menerima laporan masyarakat pada saat kegiatan peresmian Program Wash Sirukam di Kabupaten Solok, Sabtu (21/1/2023).

Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov. Sumbar) melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) sangat serius terhadap masalah irigasi, hal tersebut dapat terlihat dari data capaian kinerja sepanjang tahun 2022 antara lain telah terbangunnya rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 10.239,55 m, pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 833.801,50 m, normalisasi sungai sepanjang 6.400 m, pengamanan tebing sungai sepanjang 2.536,20 m dan pengamanan pantai sepanjang 380 m.

“Pemprov. Sumbar memiliki komitmen kuat terkait hal ini, apalagi itu menyangkut pertanian, itu adalah Progul kita,” tegas Mahyeldi.

Sebelumnya, Wali Nagari Sirukam, Romi Febriandi menerangkan, pada tahun 2018 silam pernah terjadi longsor di Nagari Sirukam, hingga mengakibatkan patahnya saluran irigasi Banda Laweh Nagari Sirukam, akibatnya ada 800 hektar lahan persawahan yang tidak teraliri.

Nagari Sirukam terdiri dari empat jorong dengan jumlah penduduk tidak kurang dari 6000 jiwa, yang mana sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani, lanjutnya.

“Harapan kami, pemerintah provinsi dapat membantu perbaikan saluran irigasi ini, agar kami tidak kesulitan lagi mengaliri lahan,” harapnya.

Pemprov. Sumatera Barat

Hits: 2

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Terima Audiensi PWI Sumbar, Wagub Audy Tekankan Peran Penting Pers Untuk Pembangunan Sumbar

25 Januari 2023 - 11:43 WIB

WhatsApp Image 2023 01 25 at 18.13.56

Hadir Dalam Pembukan Festival Anak Nagari Koto Gadang, Reido Deskumar : Kita Bangga

24 Januari 2023 - 11:59 WIB

WhatsApp Image 2023 01 23 at 08.20.56

Temui Wagub Audy, Warga Terdampak Tol di Limapuluh Kota Dukung Trase Payakumbuh-Pangkalan

24 Januari 2023 - 09:51 WIB

WhatsApp Image 2023 01 26 at 07.04.46

Wagub Sumbar Serahkan Bantuan 600 Bibit Pohon Jengkol di Pasaman

22 Januari 2023 - 11:44 WIB

WhatsApp Image 2023 01 23 at 08.16.11

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pembangunan Normalisasi Batang Tapan

22 Januari 2023 - 11:29 WIB

WhatsApp Image 2023 01 23 at 07.24.52

Resmikan Emir Hotel & Convention Center, Wagub Sumbar: Pariwisata Pasaman Land of Equator Terus Berbenah

22 Januari 2023 - 11:08 WIB

WhatsApp Image 2023 01 23 at 07.22.34
Trending di Sumatera Barat