Kadis PMD Provinsi Sumbar Amasrul Terima Lencana Satya Abdi Inovasi

Sumatera Barat | Topsumbar – Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumbar Amasrul, SH menerima Lencana Kehormatan Satya Abdi Inovasi dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI., atas prestasinya sebagai Pembina dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna Inovasi Desa Tahun 2022.

Penyerahan dan penyematan Lencana Kehormatan Satya Abdi Inovasi ini dilakukan langsung oleh Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Dr (Hc) Abdul Halim Iskandar, M.Pd., dalam Anugerah Inovasi Desa di Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Jum’at (2/12/2022) petang.

“Selamat Pak Amasrul, semoga kedepannya pembinaan kepada desa, khususnya dalam pengembangan teknologi tepat guna dapat terus ditingkatkan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa dan nagari di Sumbar,” kata Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, sembari menyematkan Lencana Satya Abdi Inovasi ke dada kiri Amasrul.

Bacaan Lainnya

Teknologi tepat guna adalah variabel penting bagi peningkatan produktifitas dan jalan menuju kualitas hidup warga desa. Dalam arah pembangunan desa, penggunaan teknologi tepat guna merupakan pencapaian tujuan SDGs Desa ke-9 yaitu infrastruktur dan inovasi sesuai kebutuhan.

Menteri Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim mengatakan, dari tahun 2015 hingga 2022 jumlah peralatan teknologi tepat guna (TTG) yang diciptakan dengan dukungan Dana Desa untuk bidang pertanian di desa sebanyak 909.900 alat peternakan 653.908 alat dan perikanan 450.466 alat. Lencana Satya Abdi Inovasi Desa tahun 2022 yang berwarna kuning emas ini, disematkan hanya kepada 10 Kadis PMD terbaik di Indonesia dalam pembinaan TTG, salah satunya yaitu Kadis PMD Provinsi Sumbar Amasrul, SH. Sedangkan Lencana Bhakti Inovasi Desa untuk kabupaten diberikan kepada 15 orang, salah satunya Kadis PMD Kabupaten Agam.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak Pak Menteri atas kehormatan ini. Pemberian Lencana Satya Abdi Inovasi ini sesungguhnya adalah untuk Pemprov dibawah kepemimpinan Buya Mahyeldi dan khususnya jajaran Dinas PMD Sumbar atas pembinaan yang terbaik kepada pengembangan TTG di desa dan nagari,” kata Amasrul, SH.

Menurut Amasrul, keberadaan TTG di desa dan nagari dapat meningkatkan nilai tambah, inilah yang harus didorong oleh Dana Desa. Sebab kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai  dengan kemajuan ilmu pengetahuan.

“Implementasi TTG di desa dan nagari dapat memanfaatkan kelembagaan masyarakat yang sudah dibentuk yaitu Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), baik yang ada di kecamatan, desa, nagari dan kelurahan,” kata Amasrul, SH., yang didampingi Kabid SDA dan TTG DPMD Sumbar Vera Irawati, ST.MM. (HT)

 

Pos terkait