Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 22 Nov 2022 16:07 WIB ·

Kawasan Mandeh Bakal Miliki Konservasi Lumba Lumba


 Kawasan Mandeh Bakal Miliki Konservasi Lumba Lumba Perbesar

Kawasan Mandeh Bakal Miliki Konservasi Lumba Lumba

Sumatera Barat | TopSumbar – Kawasan Wisata Mandeh merupakan destinasi andalan Sumatera Barat yang memiliki banyak potensi pariwisata, mulai dari pantai, pulau-pulau, hutan mangrove, perbukitan maupun air terjun. Panorama pantai dan bawah laut Mandeh yang memukau juga membuat banyak orang menjuluki Mandeh sebagai Surga dari Sumatera Barat (Paradise from West Sumatera).

Tak berhenti sampai disana, keindahan alam yang sudah ada ini akan semakin diperkaya dengan pembangunan atraksi yang mampu mengoptimalkan daya tarik objek wisata tersebut. Salah satunya, yaitu dengan rencana pembangunan konservasi lumba lumba di Mandeh, mengingat perairan di kawasan ini masih terbentang luas untuk dikembangkan dengan terobosan yang menarik.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy dalam rapat bersama Founder PT. Meta Archipelago Hotels (PT. Martel) Dedi Sjahrir Panigoro, Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda dan Kepala Biro Perekonomian Ria Wijayanti, di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (22/11/2022).

“Kawasan Wisata Mandeh perlu dihangatkan kembali dengan menggaet pengembang. Mandeh masih menjadi under expose, under rated, perlu dihangatkan kembali. Konservasi lumba lumba ini bisa menjadi bahan daya tarik wisatawan, baik nasional maupun internasional,” ujar Audy.

Konservasi Lumba-lumba ini merupakan ide yang diusulkan oleh Dedi Sjahrir Panigoro selaku Founder PT. Martel. Menurutnya pengembangan Kawasan Wisata Mandeh perlu mendapat dukungan dari pengembang guna mengoptimalkan daya tarik objek wisata. Ditambah lagi, konservasi tentu tidak luput dari Atraksi dan Edukasi sebagai nilai tambah dalam pengembangan objek wisata.

“Konservasi Lumba-lumba ini sebaiknya kita buat di tengah laut dan atraksi serta edukasinya di darat. Jadi wisatawan bisa melihat potensi kekayaan alam Sumatera Barat baik di laut maupun di darat.” kata Firdaus, yang mewakili PT. Martel dalam pemaparan Plan Project Konservasi tersebut.

Gagasan yang melibatkan darat dan laut dalam konservasi Lumba-lumba ini juga disambut baik oleh Wakil Gubernur. Ditambah lagi di bawah laut Mandeh, terdapat bangkai kapal MV Boeloengan Nederland yang tenggelam pada 1942 dan yang sudah menjadi salah satu spot favorit wisata diving. Selain bangkai kapal yang sebagian sudah ditutupi terumbu karang, MV Boelongan juga telah menjadi bagian dari habitat biota laut di Kawasan Mandeh.

“Nah, Ini kita juga bisa kenalkan lagi lewat konservasi. Kapal tenggelam di wilayah Mandeh, MV Boelongan, tempat biota laut yang jadi favoritnya orang diving. Saya harap konservasi lumba-lumba ini bisa segera terealisasi,” Tutup Audy.

Menurut Audy perlunya rebranding objek wisata andalan ini menjadi hal yang patut diutamakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Mulai dari pengembangan, juga terobosan yang perlu segera diinisiasi, mengingat besarnya potensi pariwisata yang dapat dioptimalkan di Kawasan Mandeh. (HT)

Hits: 9

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tingkatkan Profesionalisme Anggota Humas, Bidhumas Polda Sumbar Gelar Rapat Bidang Kehumasan

30 November 2022 - 17:33 WIB

Cuaca Sumbar 28-30 November: Cerah dan Potensi Hujan Lebat di Beberapa Daerah

28 November 2022 - 14:10 WIB

Gempa Tektonik M 4,6 Dirasakan di Padang dan Pesisir Selatan, Ini Penjelasan BMKG

27 November 2022 - 20:24 WIB

Kapolda Sumbar Buka Pelatihan DVI TA 2022

22 November 2022 - 21:26 WIB

Kapolda Sumbar Tutup Audit Kinerja Itwasda Polda Sumbar Tahap II T.A 2022

21 November 2022 - 16:46 WIB

Penuhi Hak Disabilitas di Dunia Kerja, Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Kemnaker

21 November 2022 - 16:25 WIB

Trending di Sumatera Barat