Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Nasional · 21 Nov 2022 17:51 WIB ·

Data Korban Tewas Gempa Cianjur Simpang Siur, Ini Penjelasan Kepala BNPB


 Data Korban Tewas Gempa Cianjur Simpang Siur, Ini Penjelasan Kepala BNPB Perbesar

Data Korban Tewas Gempa Cianjur Simpang Siur, Ini Penjelasan Kepala BNPB

Nasional | Topsumbar – Data korban tewas gempabumi Cianjur simpang Siur. Informasi awal menyebutkan 20 orang tewas dan informasi lain menyebutkan 46 orang tewas.

Perbedaan data korban tewas tersebut mendapat tanggapan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Ia menjelaskan perbedaan data korban tewas dan luka-luka akibat gempa Cianjur, lumrah terjadi pada masa awal peristiwa bencana.

“Kalau menemukan ada informasi berbeda, memang kondisinya simpang siur karena masing-masing cari informasi,” ujar Suharyanto dalam jumpa pers, Senin (21/11/2022) sore.

Suharyanto mengatakan kondisi ini sering ditemui pada awal penanggulangan bencana.

“Kondisi-kondisi ini tentu saja akan ditemui pada saat awal-awal penanggulangan bencana, jadi mohon dimengerti,” ujar dia.

Berdasarkan data yang diterima BNPB per pukul 16.14 WIB, sebut Suharyanto terdapat 17 orang meninggal dunia dan 19 orang luka-luka akibat gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sedangkan data Polres Cianjur yang merujuk informasi dari RSUD Cianjur menunjukkan 20 orang meninggal dunia dan 100 orang luka-luka per pukul 14.00 WIB.

Terbaru, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan jumlah korban tewas sudah mencapai 46 orang, dan sekitar 700 luka-luka.

Angka korban dari Bupati Cianjur itu pun kemudian dikonfirmasi pula oleh Suharyanto dalam konferensi pers tersebut.

“Kami barusan dapat informasi dan tadi bupati Cianjur sudah sampaikan ada 46 orang meninggal dunia dan sudah ada di RSUD Cianjur, dan kurang lebih 700 orang luka-luka,” sebutnya.

Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) siang. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6,84 Lintang Selatan -107.05 Bujur Timur.

Getaran gempa juga dirasakan masyarakat di kawasan Jabodetabek. Hal itu membuat sejumlah gedung perkantoran berguncang.

BMKG mencatat pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. BMKG mengingatkan kemungkinan terjadi gempa susulan.

“Gempa Magnitudo: 5.6, Kedalaman: 10 km, 21 Nov 2022 13:21:10 WIB, Koordinat: 6.84 LS-107.05 BT (10 km BaratDaya KAB-CIANJUR-JABAR), Tidak berpotensi tsunami #BMKG,” tulis BMKG dalam siaran persnya.

(AL/BS)

Hits: 10

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lisda Hendrajoni Resmikan Perhelatan Festival Seni Qasidah Nasional XXVIII di Palembang

29 November 2022 - 21:01 WIB

Kapolri Pastikan Proses Pencarian Kru Helikopter P-1103 Dilakukan Maksimal

28 November 2022 - 14:54 WIB

IMPP Jakarta dan Sekitarnya Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

26 November 2022 - 15:18 WIB

Polri Temukan 5 Jenazah Korban Longsor Cianjur, Dua Diantaranya Jenazah Ibu dan Anak Berpelukan

25 November 2022 - 17:01 WIB

Kerajaan Arab Saudi Sambut Baik Tawaran Kerjasama Pemprov Sumbar

22 November 2022 - 17:21 WIB

Polri Kerahkan Brimob dan Tim Trauma Healing Bantu Penanganan Gempa Cianjur

21 November 2022 - 21:57 WIB

Trending di Nasional