Sembari Magang di Kominfo, Muslim Jadi Gharin di Musala Baiturrahim

Padang Panjang | TopSumbar – Namanya Muslim (23). Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Sudah beberapa bulan ini ia menjalani magang di Kota Padang Panjang. Tepatnya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Berbeda dengan tiga temannya yang lain yang juga magang di Kominfo, Muslim sempat “kalimpasiangan” mencari kos-kosan untuk tempat tinggalnya selama magang. Tapi, untuk niat baik, selalu ada jalan.

“Karena tidak juga mendapat kos-kosan yang rata-rata harganya mahal, saya kepikiran untuk mencari musala. Alhamdulillah, setelah bertanya-tanya kepada masyarakat sekitar, akhirnya dapatlah tempat tinggal di Musala Baiturrahim yang bertempat di sekitaran kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang,” cerita Muslim dilansir Topsumbar.co.id dari laman Kominfo Padang Panjang.

Tinggal di musala, Muslim melakoni tugas sebagai gharin. Dari bersih-bersih, hingga menjadi muadzin. Termasuk mengisi pengajian mingguan dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an. Dia tak canggung, karena ia memiliki kepandaian untuk menjalaninya.

Muslim mengaku merasa beruntung. Dari tempat tinggal sementaranya ini, mahasiswa asal Solok Selatan itu tidak terlalu jauh untuk menjalani tugas sebagai mahasiswa magang Kominfo.

“Letak musalanya tidak jauh dari Kominfo. Saya tinggal jalan kaki, sekalian olahraga. Sesekali mendapat tumpangan dari kawan yang membawa sepeda motor,” sebutnya.

Seharian, dari pagi hingga sore, dari Senin sampai Jumat, Muslim mengikuti proses magang. Tugasnya, sesuai dengan latar belakangnya sebagai mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam, membantu pembuatan konten publikasi di Kominfo. Bisa berita. Bisa video.

“Banyak ilmu yang saya dapat di Kominfo,” aku mahasiswa angkatan 2019 ini.

Kegiatan magang merupakan salah satu program pembelajaran kampus sekaligus sebagai bentuk latihan kerja yang diwajibkan kepada mahasiswa. Magang atau PPL merupakan wahana penerapan ilmu dan teori yang telah didapat di kampus, dengan menjalankan program kerja yang diadakan instansi, lembaga pemerintahan, ataupun tempat-tempat lain sesuai dengan penjurusan kuliah yang diambil.

Di balik banyaknya kegiatan di Kominfo, Muslim mengaku tidak begitu mengganggu aktivitasnya sebagai gharin.

“Ilmu dan pengalaman (sebagai mahasiswa magang) dapat. Amal ibadah (sebagai gharin) pun dapat,” sebutnya soal hikmah magang di Kota Padang Panjang.

(AL)