NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
Kejari Pasbar Terima Pengembalian Uang Diduga Hasil Korupsi Pembangunan RSUD - Topsumbar

Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Pasaman Barat · 21 Okt 2022 13:35 WIB ·

Kejari Pasbar Terima Pengembalian Uang Diduga Hasil Korupsi Pembangunan RSUD


 Kejari Pasbar Terima Pengembalian Uang Diduga Hasil Korupsi Pembangunan RSUD Perbesar

Simpang Ampek | TopSumbar – Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat, menerima pengembalian uang diduga hasil penyelewengan dana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat, Jum’at (21/10).

Kepala Kejaksaan Negeri setempat, Ginanjar Cahya Permana SH MH, di Simpang Ampek, mengatakan uang tersebut diserahkan oleh pihak pelaksana kegiatan, PT MAM Energindo, melalui penasehat hukumnya sebesar Rp 1,5 miliar atau lebih kecil dari total nilai kerugian negara yang ditimbulkan, yakni sekitar Rp 20 miliar.

“Untuk sisa pengembalian akan dilakukan dalam bentuk penyitaan aset milik tersangka berupa baik bergerak maupun tidak bergerak hingga bisa menutupi yang ditimbulkan, ” ungkapnya.

Ia mengatakan, terkait hal tersebut pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat terkait upaya penelusuran dan penyitaan aset-aset dimaksud.

Terkait uang yang diserahkan hari ini, lanjutnya, akan dititipkan di rekening tumpukan pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai barang bukti dan akan diserahkan kembali ke kas pemerintah daerah setelah perkara ini selesai disidangkan.

“Hingga saat ini kami telah berhasil menyita uang diduga hasil penyelewengan dan gratifikasi proyek pembangunan RSUD Pasaman sebesar dengan total Rp 5,57 miliar, ” tutupnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat, menerima pengembalian dana dugaan tindak pidana gratifikasi atau suap sebesar Rp 3,8 Miliar, di Kantor Korps Adhyaksa daerah itu. pada Selasa (23/08).

Kepala Kejaksaan Negeri setempat, Ginanjar Cahya Permana, dalam keterangan persnya mengatakan uang tersebut berasal dari salah seorang tersangka pada perkara pembangunan gedung RSUD Pasaman Barat berinisial HAM, yang diduga telah melakukan permufakatan jahat untuk memenangkan PT MAM Energindo sebagai rekanan pelaksana proyek bernilai Rp 130 miliar lebih itu.

“Uang tersebut diserahkan melalui penasehat hukum yang bersangkutan dan akan dititipkan di rekening tumpukan milik Kejaksaan Negeri Pasaman pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) setempat, ” ungkapnya.***Rully Firmansyah

Hits: 16

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas dan Warga Binaan Lapas Klas III Talu Gelar Donor Darah Massal

25 Januari 2023 - 14:43 WIB

IMG 20230125 WA0023

HUT Pasaman Barat ke-19, Wagub Audy : Pelabuhan Teluk Tapang Proyek Strategis Nasional

7 Januari 2023 - 10:30 WIB

WhatsApp Image 2023 01 08 at 06.53.12

Bersama Yamaha, PMI Pasbar Gagas “Kampoeng Relawan On The Street”

5 Januari 2023 - 13:56 WIB

IMG 20230105 WA0008

Khitanan Ceria PT Bakrie Pasaman Plantations: Merajut Kebersamaan Corporate dan Masyarakat Adat Sungai Aur

26 Desember 2022 - 13:29 WIB

IMG 20221226 WA0006

Bermodal Politisi Senior dan Milenial, PPP Pasbar Bersiap Gebrak Pemilu Serentak 2024

12 November 2022 - 14:19 WIB

IMG 20221112 WA0011

Perdana di Sumbar, Kejari Pasbar Tuntaskan Kasus Narkoba Melalui Restorative Justice

20 Oktober 2022 - 20:20 WIB

2
Trending di Pasaman Barat