Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Pesisir Selatan · 1 Okt 2022 15:57 WIB ·

Kasi Pidsus Kejari Pessel: Tidak Tertutup Ada Tersangka lain, Tunggu Fakta Persidangan


 Kasi Pidsus Kejari Pessel: Tidak Tertutup Ada Tersangka lain, Tunggu Fakta Persidangan Perbesar

Pesisir Selatan | Topsumbar — Satu hari pasca penetapan tersangka dan penahanan mantan Direktur PDAM Tirta Langkisau GY dan R karyawan tetap PDAM Tirta Langkisau tahun 2019 – 2021 oleh Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, kemarin Kamis (29/9/2022), sekarang dua tersangka telah ditahan dan dititipkan di Rutan Kelas II B Painan.

Hampir enam bulan penyelidikan dan pemeriksaan oleh tim Pidsus Kejari Pesisir Selatan. Beberapa barang bukti dokumen didapatkan tim Pidsus Kejari Pessel hingga cukup bukti, terdapat aliran anggaran diduga fiktif yang menyebabkan kerugian negara bernilai Rp. 835.181.563

” Sabar, kita masih lakukan penyelidikan lebih lanjut dan tunggu hasil fakta persidangan nanti, apakah ada tersangka lainya terkait hal ini, ” tegas Kejari Pessel Raymund Hasdianto, S.H, M.H melalui Kasi Intel Kejari Pessel Dody Sustrisno,S.H, didampingi Kasi Pidsus Kejari Pessel Muhasnan Mardis, S. H, dihubungi wartawan. Jumat (30/9/2022).

Muhasnan mengatakan, anggaran diduga fiktif yang menyebabkan kerugian negara Rp. 835.181.563 bersumber dari anggaran kerugian negara berasal dari pendapat hasil PDAM Tirta Langkisau ( BUMD), rekening anggaran air langganan, pemasangan baru, pembayaran denda pemutusan dari modal pusat dan daerah tidak menetap.

“Dimana anggaran tersebut tersebut dipergunakan untuk gaji karyawan, tunjangan karyawan, perbaikan kantor, pengadaan ATK, perbaikan pipa dan optimalisasi pipa, ” tambahnya.

” Kita memang tidak melakukan penyitaan barang bukti lainya ( fisik) karena dirasa bukti – bukti surat dan dokumen aliran anggaran sudah cukup bukti adanya aliran dana fiktif yang bisa dilakukan penetapan terhadap GY dan R, ” ujar Kasi Pidsus Kejari Pessel.

Menggunakan rompi warna Merah GY dan R digelandang masuk kedalam mobil tahanan Kejari Pessel telah disiapkan di halaman Kantor Kejari Pessel, dengan pengawalan tim Jaksa Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, untuk dititipkan dirumah tahanan Kelas II B Painan.

(Re)

Hits: 8

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT PGRI ke-77, Bupati Rusma Yul Anwar Terima Dewi Sartika Awards

29 November 2022 - 21:12 WIB

Kejari Pesisir Selatan Musnahkan Barang Bukti yang Telah Berkekuatan Hukum

29 November 2022 - 21:08 WIB

Kunker ke Polres Pesisir Selatan, Kapolda Sumbar Resmikan Dua Asrama Polsek

25 November 2022 - 11:29 WIB

BNN RI Kunjungi Kampung Anti Narkoba di Lengayang Pessel

20 November 2022 - 22:20 WIB

Bungo Pasang Salido, Nagari yang Konsisten Terapkan Layanan dan Kelola Informasi Publik

17 November 2022 - 14:06 WIB

Nagari Bungo Pasang Salido Dikunjungi Tim KIP

17 November 2022 - 10:31 WIB

Trending di Pesisir Selatan