Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 12 Agu 2022 18:20 WIB ·

Gubernur Sumbar dan Wamentan Harvick Bahas Peluang Hilirisasi Sorgum di Sumbar


 Gubernur Sumbar dan Wamentan Harvick Bahas Peluang Hilirisasi Sorgum di Sumbar Perbesar

Sumatera Barat | Topsumbar – Sesuai arahan Presiden Joko Widodo terkait hilirisasi tanaman Sorgum, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, bersama Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, membahas peluang tanaman sorgum sebagai komoditas pengganti gandum di Sumatera Barat.

Diketahui saat ini, Indonesia ketergantungan terhadap impor gandum dan jagung sebagai sumber pangan. Sorgum juga akan dicanangkan sebagai alternatif pengganti nasi. Upaya penanaman sorgum tersebut dilakukan Indonesia dalam rangka menghadapi krisis pangan dunia.

Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, mengatakan, sorgum bisa menjadi alternatif pangan utama serta menguntungkan. Apalagi, sorgum memiliki tingkat produktivitas sekitar 5 ton per hektar per musim.

“Kementerian Pertanian mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia, salah satunya dengan pengembangan pangan alternatif seperti sorgum,” ujarnya saat bertemu dengan Gubernur Sumbar di ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (12/8/2022).

Hal tersebut sangat didukung oleh Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, ia menceritakan saat Rapat Koordinasi Gubernur Se-sumatera yang dilaksanakan bulan juli yang lalu juga membahas terkait ketahanan pangan di Pulau Sumatera dan daerah pertanian lainnya yang  memiliki surplus padi serta hasil-hasil pertanian lainnya.

“Apalagi saat merebaknya kasus Covid-19 tahun lalu, hal tersebut sangat berdampak pada ketahanan pangan di Sumbar. Hilirisasi sorgum merupakan langkah yang solutif, saat ini saatnya kita bangkit dari keterpurukan akibat Covid-19,” ujar gubernur.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sub Koordinator Jagung dan Serelia Lain Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Sri Gamela. Ia mengatakan tanaman Sorgum daerah kritis dapat tumbuh lebih kuat daripada jagung.

“Tanaman sorgum merupakan peluang Indonesia untuk mengekspor tanaman tersebut ke luar negeri, karena negara seperti Filipina banyak impor ke negara luar,” katanya. (Via/MMC)

Turut hadir mendampingi Gubernur, Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumbar, Syafrizal, serta perwakilan dari Kabupaten Limapuluh Kota. (HT)

 

Dapatkan update berita pilihan seputar Sumatera Barat hari ini dari Topsumbar.co.id. Mari bergabung di Grup Whatsapp “TOPSUMBAR|Media Online”, caranya klik link https://chat.whatsapp.com/HIjz25fqv3j6AguRPbSoeT, kemudian join. Anda harus install aplikasi Whatsapp terlebih dulu di ponsel.

Hits: 25

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cuaca Sumbar 25-27 September, Ini Prakiraan BMKG Stasiun Minangkabau

25 September 2022 - 14:12 WIB

HUT Lantas Ke-67, Kapolda Sumbar: Jajaran Lalu Lintas adalah Miniatur Tugas Pokok Polri

23 September 2022 - 08:35 WIB

Pembagian BLT Ricuh, Lisda Hendrajoni: Pemerintah Harus Carikan Solusi, Jangan jadikan tontonan

22 September 2022 - 15:11 WIB

Polda Sumbar Salurkan 5000 Paket Bansos Kepada Komunitas Ojek, Angkot dan Betor

21 September 2022 - 12:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Amanah Menhub Soal Keselamatan Transportasi

19 September 2022 - 10:57 WIB

Gubernur Sumbar Jalan Kaki Tembus Hutan Sepanjang 11 KM, Tinjau Jalan Alternatif Malalak – Maninjau

18 September 2022 - 19:32 WIB

Trending di Sumatera Barat