Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Padang · 29 Agu 2022 17:05 WIB ·

Antisipasi Gempa Mentawai, PMI Sumbar Siapkan Personel dan Bantuan


 Antisipasi Gempa Mentawai, PMI Sumbar Siapkan Personel dan Bantuan Perbesar

Padang | Topsumbar – Gempa Mentawai 6.4 SR, PMI Sumbar Siaga

Hingga pukul 18:11 WIB, gempa susulan terus dirasakan warga Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. PMI Provinsi Sumatera Barat siagakan personil dan bantuan, Senin (29/8).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa telah terjadinya gempa susulan sebanyak dua kali petang ini. Gempa berkekuatan 4.0SR terjadi pada pukul 17:58 WIB . Tak lama berselang pukul 18:11 WIB warga kembali merasakan goncangan gempa dengan kekuatan 4.5 SR.

Sebelumnya, Gempa yang cukup kuat dengan Magnitudo 6.4 SR, juga dirasakan warga Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, pagi tadi pukul 10:29 WIB.

Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar meminta personil PMI baik provinsi maupun yang berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk terus siaga dan memantau kondisi wilayah terdampak gempa bumi. “Beberapa Relawan PMI sudah berasa dilokasi untuk melaporkan situasi dan Posko PMI Sumbar saat ini juga standby, memantau kondisi di sana,” kata Aristo didampingi Kabid Humas PMI Sumbar, Eko Yanche Edrie.

Aristo juga mengatakan pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD dan mitra PMI lainnya untuk mendapatkan laporan terkini keadaan warga yang mengungsi akibat gempa. “Kita sedang mengumpulkan data, apa yang bisa PMI bantu untuk masyarakat disana” Tambah Aristo.

Menurut laporan Novriadi, Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Mentawai, sebanyak 494 Kepala Keluarga (KK) atau 2.326 jiwa saat ini sedang berada di 3 titik pengungsian. Terdiri dari 1.188 orang perempuan dan 1.138 orang laki-laki.

Ia mengatakan semua pengungsi berasal dari 7 dusun yang ada di Desa Simelegi, Kecamatan Siberut Barat, yaitu Dusun Saboilogkat, Sute’uleu, Muara Selatan, Muara Utara, Betaet Utara, Betaet Selatan, dan Sakaldhat.

Tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana ini, namun beberapa bangunan fasilitas umum dilaporkan rusak, diantaranya gedung sekolah SD dan SMP, Gereja Katolik, Puskesmas dan Kantor Camat Siberut Barat.(HT)

 

Dapatkan update berita pilihan seputar Sumatera Barat hari ini dari Topsumbar.co.id. Mari bergabung di Grup Whatsapp “TOPSUMBAR|Media Online”, caranya klik link https://chat.whatsapp.com/HIjz25fqv3j6AguRPbSoeT, kemudian join. Anda harus install aplikasi Whatsapp terlebih dulu di ponsel.

 

 

Hits: 4

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Sumbar Dukung Penuh Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional ke-VIII di Padang

2 Oktober 2022 - 11:35 WIB

Wagub Sumbar Kampanyekan Keselamatan Penerbangan

2 Oktober 2022 - 11:21 WIB

Ribuan Pesepeda Meriahkan Gowes Hari Jadi Sumbar ke-77

2 Oktober 2022 - 11:14 WIB

Penerbangan Internasional Padang-Kuala Lumpur Resmi Lepas Landas

1 Oktober 2022 - 10:47 WIB

Moeldoko Letakkan Batu Pertama Pembangunan Delapan Gedung Baru Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang

30 September 2022 - 10:35 WIB

Jajaki Kerjasama Pengelolaan Sampah, Wagub Audy Terima Kunjungan Kedutaan dan Kementerian Lingkungan Hidup Denmark

29 September 2022 - 11:46 WIB

Trending di Padang