Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Solok · 23 Jul 2022 01:42 WIB ·

Motor Listrik Dukung Gerakan Net Zero Emission 2060


 Motor Listrik Dukung Gerakan Net Zero Emission 2060 Perbesar

Padang | Topsumbar – Motor listrik atau electric vehicle lainnya disebut kendaraan masa depan, karena kendaraan listrik memiliki berbagai keunggulan dibandingkan kendaraan konvensional yang menjawab kebutuhan masyarakat. Motor listrik diklaim minim biaya perawatan karena perangkat mesinnya yang minimalis dan tidak melakukan pembakaran bahan bakar.

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 671/453/EKTL/DESDM-2022 pada 17 Juni 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dan Kompor Listrik Induksi di Sumatera Barat. Dalam hal itu, Pemerintah Sumbar sendiri mendukung percepatan transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik.

Pada kegiatan Touring Motor Listrik sekaligus Launching Komunitas Motor Listrik yang digelar di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat, Kota Padang, Sabtu (23/7), Wakil Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra bersama Forkopimda Sumbar, seluruh Kepala Daerah di Sumbar dan undangan lainnya tampak hadir pada pergelaran tersebut.

General Manager, PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo mengatakan, mobil dan motor listrik merupakan kendaraan masa depan. Efisiensi kendaraan listrik sangat baik daripada kendaraan berbahan bakar minyak yang ada saat ini.

“Mobil dan Motor listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Motor listrik juga rendah emisi sehingga cenderung ramah lingkungan. Penggunaan motor listrik tentu sejalan dengan program pemerintah dan target dunia untuk mendukung Gerakan Net Zero Emission 2060,” jelasnya.

“1 liter bensin bisa dipakai berjalan sejauh 56-60 km. Sementara motor listrik hanya membutuhkan 3,5 kWh untuk menembuh jarak yang sama. Jika harga kWh/Rp adalah Rp.1.447 maka 3,5 kWh adalah Rp.5.064,5, jauh lebih murah dibandingkan dengan 1 liter bensin Pertamax yang sekarang ada di harga Rp.12.750,-,” tambahnya.

Gelaran acara berakhir meriah dengan penampilan freestyle menggunakan motor listrik yang diperagakan oleh dua orang talent professional dari komunitas freestyle Sumbar. Gion dan Andra, peraga freestyle mengatakan, freestyle menggunakan motor listrik sangat menyenangkan.

Untuk mengisi daya kendaraan listrik sendiri, di Kota Padang telah terdapat satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan kedepan akan ditambah di beberapa kota lainnya di Sumbar.

(gra)

Hits: 3

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rang Solok Baralek Gadang 2022 Berakhir, Gubernur Mahyeldi: Tahun Depan Harus Lebih Meriah Lagi

25 September 2022 - 11:56 WIB

25 September 2022 - 11:50 WIB

Event Rang Solok Baralek Gadang Hadirkan Permainan Anak Nagari

23 September 2022 - 12:13 WIB

Semarak Pembukaan Event Rang Solok Baralek Gadang

22 September 2022 - 12:09 WIB

Awali Rangkaian Rang Solok Baralek Gadang, 400 Peserta Kelompok Tani Ikuti Prosesi Batulak Bala

22 September 2022 - 12:02 WIB

Ayo ke Solok, Semarak Rang Solok Baralek Gadang 2022 Dimulai

22 September 2022 - 10:05 WIB

Trending di Solok