Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Lintas Riau · 2 Jul 2022 15:06 WIB ·

Menggesa Percepatan Pendataaan Tenaga Honorer Guru, Medis dan Tenaga Teknis Lainnya Bupati Inhil Perintah Tegas BKPSDM


 Menggesa Percepatan Pendataaan Tenaga Honorer Guru, Medis dan Tenaga Teknis Lainnya Bupati Inhil Perintah Tegas BKPSDM Perbesar

Bupati Indragiri Hilir HM. Wardan menegaskan Pemerintah (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar segera mendata dan mengusulkan pegawai honorer untuk menjadi prioritas sebagai tenaga ASN. Yang saat ini menjadi polemik ditengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala BKPSDM Inhil H. Fauzar yang akan menindaklanjuti perintah Bupati Indragiri Hilir dan saat ini BKPSDM Kab Inhil sedang melaksanakan pendataan Pegawai Non ASN dan ini sejalan dengan Arahan Pak Bupati Indragiri Hilir segera menyelesaikan pendataan Pegawai Non ASN dan Bupati Indragiri Hilir juga akan memperjuangkan Nasib Pegawai Non ASN ke Pemerintah Pusat.

“Kita akan segera selesaikan pendataan dalam 1 minggu ini dan selanjutnya akan segera mengusulkan dan mencari solusi ke Kementerian PANRB RI,” tegas H. Fauzar  yang disampaikan langsung kepada awak media, Jumat (1/07).

H. Fauzar menerangkan, Peraturan Pemerintah No. 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah memberikan ruang untuk pengalihan status kepegawaian non-ASN menjadi PNS maupun PPPK. Tentu, sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur berdasarkan UU No. 5/2014 tentang ASN beserta peraturan pelaksanaannya.

“Beberapa waktu lalu menpanrb telah membuat edaran berdasarkan ketentuan bahwa per-November 2023 akan menghapuskan status pegawai Non-ASN dan akan diikutsertakan dalam seleksi PNS maupun PPPK, Bupati berharap seluruh tenaga Non-ASN kita bisa diprioritaskan”,lanjut fauzar

Selain itu, bagi yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan masih ada peluang melalui skema alih daya atau outsourcing oleh pihak ketiga. Pegawai yang bisa masuk dalam tenaga alih daya ini diantaranya adalah pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan. Skema ini dibuat untuk memberikan kepastian hukum, status kepegawaian, serta kepastian penghasilan.

“Kita akan menyusun langkah strategis penyelesaian pegawai non-ASN terutama tenaga-tenaga guru, medis, damkar, BPBD dan tenaga teknis lainnya, semoga yang sudah ada saat ini memenuhi syarat dan lulus di seleksi PNS maupun PPPK” ungkap H. Fauzar.

(Yos)

Hits: 145

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Inhil Melalui Komisi IV Minta RSUD Puri Husada Tembilahan Perbaiki Mutu Pelayanan

27 September 2022 - 21:34 WIB

Lepas Jama’ah Umrah, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti Titip Do’a

27 September 2022 - 14:44 WIB

Pencurian dan Penggelapan Terjadi di Beberapa Titik di Kota Riau

27 September 2022 - 14:22 WIB

Polres Inhil Tangkap Dua Jambret yang Meresahkan di Tembilahan

26 September 2022 - 14:33 WIB

Bupati Kuansing Suhardiman Resmi Lantik 43 Penjabat Kades

25 September 2022 - 10:52 WIB

Bupati Inhil HM Wardan Buka Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Desa Bekawan

23 September 2022 - 20:21 WIB

Trending di Lintas Riau