Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Agam · 31 Jul 2022 16:16 WIB ·

Lepas Pawai Obar, Bupati Agam Apresiasi Komunitas Pemuda Surau


 Lepas Pawai Obar, Bupati Agam Apresiasi Komunitas Pemuda Surau Perbesar

Agam | Topsumbar – Bupati Agam melalui Asisten II, Ir. H. Jetson, MT mengapresiasi pawai obor dan art (obar) yang digelar Komunitas Pemuda Surau, Sabtu (30/7) malam.

Menurut bupati, kegiatan pawai obar kali ini patut diapresiasi, pasalnya pawai peringatan 1 Muharam ini merupakan pawai perdana yang digelar oleh masyarakat.

“Seingat kami, ini pawai obor pertama yang digelar langsung oleh masyarakat yakni Pemuda Surau. Gagasan seperti inilah yang ditunggu-tunggu oleh pemerintah daerah,” ujarnya saat melepas arak-arakan, dilansir dari laman AMCNews.

Lebih lanjut diungkapkan, kegiatan kemasyarakatan semacam ini perlu terus dilestarikan untuk kedepan. Pihaknya juga berharap, kegiatan yang sama juga dapat dilakukan oleh masyarakat di kecamatan lain.

“Jika hari ini baru di Lubuk Basung diadakan, semoga tahun depan semua kecamatan melakukan kegiatan yang sama, mengisi pertukaran tahun Islam dengan hal yang positif,” tuturnya.

Menurutnya, 1 Muharam memiliki makna tersendiri bagi umat muslim. Untuk itu, kedepan kegiatan pawai semacam ini harus terus dikemas hingga menjadi kegiatan tahunan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini makin menambah pengamalan dan pengatuhuan kita, 1 muharam ini tinggi nilainya bagi kaum muslim,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Obar, Fajar Ferdian Pratama mengatakan pawai obor kali ini berbeda dengan pawai-pawai yang pernah ada. Pasalnya, arak-arakan obor diselingi dengan seni, seperti tambua tansa dan lantunan lagu Islami.

“Pada pawai obor ini juga ada unsur seninya, karena seni memiliki makna yang luas. Jadi kami membebaskan peserta untuk berkreativitas, namun tetap dalam koridor Islami,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap pawai obar ini dapat menjadi iven tahunan masyarakat, khususnya kaum muda. Menurutnya, pergantian tahun baru Islam harus diisi dengan kegiatan positif.

“Kami juga berharap, kegiatan ini dapat memantik para pemuda di tempat lain untuk melakukan hal serupa, mengisi pergantian tahun baru Islam dengan hal positif,” ujarnya.

(AL)

Dapatkan update berita pilihan seputar Sumatera Barat hari ini dari Topsumbar.co.id. Mari bergabung di Grup Whatsapp “TOPSUMBAR|Media Online”, caranya klik link https://chat.whatsapp.com/HIjz25fqv3j6AguRPbSoeT, kemudian join. Anda harus install aplikasi Whatsapp terlebih dulu di ponsel.

Hits: 2

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berikut Ekspos Rencana Taman Safari dan Kereta Gantung di Agam

2 September 2022 - 19:52 WIB

Program Pengembangan Desa Mitra, Bupati Agam Apresiasi UNP

31 Agustus 2022 - 08:51 WIB

Bupati Agam Minta Camat Hidayatul Taufik Tahan Kritik dan Buli

30 Agustus 2022 - 19:47 WIB

Pengisian Laporan SPM Agam Capai 96,17%, Tertinggi Kedua di Sumbar

30 Agustus 2022 - 19:23 WIB

Renovasi Pasar Tradisional Maninjau Dimulai, Pemkab Agam Alokasikan Rp1.1M

30 Agustus 2022 - 16:05 WIB

108 Rumah Tidak Layak Huni di Agam Terima Bantuan Rehabilitasi

25 Agustus 2022 - 16:30 WIB

Trending di Agam