Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Padang Panjang · 9 Jun 2022 19:10 WIB ·

Wawako Asrul: Inflasi di Padang Panjang Bisa Dikendalikan dengan Monitoring Rutin


 Wawako Asrul: Inflasi di Padang Panjang Bisa Dikendalikan dengan Monitoring Rutin Perbesar

Padang Panjang | Topsmbar – Wakil Wali Kota, Drs. Asrul menyebutkan inflasi di Kota Padang Panjang akan dapat dikendalikan dengan melakukan monitoring harga pasar, komoditi serta pengawasan yang dilakukan secara rutin.

“Kita percaya, dengan monitoring harga secara rutin, serta optimalisasi koordinasi penyaluran bahan pokok bersubsidi, inflasi di Kota Padang Panjang akan dapat kita kendalikan,” kata Asrul kepada Kominfo, usai mengikuti High Level Meeting (HLM) dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Kamis (9/6).

Wawako Asrul mengungkapkan, pada Mei lalu, inflasi Padang Panjang mengalami kenaikan 1,10% dari April. Sehingga menjadi 1,55% pada Mei. Dengan komoditas penyumbang inflasi yang cukup besar yaitu daging sapi dan cabai merah.

“Kalau kita lihat, hal ini cukup tinggi dan perlu diwaspadai. Untuk itu dengan optimalisasi koordinasi penyaluran minyak goreng bersubsidi melalui Bulog, operasi pasar murah serta kerja sama dengan distributor angka ini dapat kita tekan,” ungkapnya.

Pemko, katanya, juga akan melakukan monitoring pasokan secara berkala, pengawasan dan pengendalian pasokan ternak unggas. Pengawasan lalu lintas ternak, jual beli dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk menjaga pasokan daging sapi terutama menjelang Iduladha 1443 H.

“Kami juga akan mendorong OPD terkait bekerja sama dengan TTIC untuk memastikan ketersediaan pasokan. Dan juga peningkatan pengawasan perdagangan barang-barang di pasar, khususnya yang ditetapkan harga eceran tertinggi (HET)-nya oleh pemerintah seperti minyak goreng dan BBM,” sebutnya.

Kegiatan HLM TPID Sumbar yang dimotori Kepala BI Sumbar, Wahyu Purnama A., juga turut diikuti Gubernur, H. Mahyeldi, S.P Datuak Marajo, wali kota dan bupati se-Sumbar, OPD Pemprov dan unsur terkait lainnya tingkat provinsi seperti Bulog, Hiswana Migas, dan lainnya.

Gubernur Mahyeldi berharap apa yang dibahas dalam HLM ini, diharapkan dapat diterapkan dengan baik. Sehingga bisa mengendalikan angka inflasi di Sumbar, dengan langkah-langkah strategis dan kebijakan yang tepat sasaran.

(AL)

Hits: 3

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pagi Tadi Gempa bumi Dirasakan di Padang Panjang, Ini Analisa BMKG

30 September 2022 - 12:08 WIB

RT 13 Silaing Bawah Dikunjungi Tim Penilai Kampung Pancasila Dari Kodim 0307/Tanah Datar

29 September 2022 - 21:54 WIB

Tingkatkan Pembinaan Rohani WBP, Rupajang dan Kemenag Padang Panjang Jalin MoU

29 September 2022 - 16:41 WIB

Tiga Jabatan di Polres Padang Panjang Diserah Terimakan

29 September 2022 - 15:11 WIB

Ukur Kinerja Jajaran, Kapolres Padang Panjang Pimpin Anev Mingguan

27 September 2022 - 20:34 WIB

Wako Fadly Lantik Kabid Sapras Disporapar Padang Panjang, Syahrinal E Gantikan Agung SP

23 September 2022 - 17:22 WIB

Trending di Padang Panjang