Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 31 Mei 2022 07:29 WIB ·

Supardi: PRRI Bukan Pemberontak, Tapi Protes Atas Kebijakan Pemerintah Pusat


 Supardi: PRRI Bukan Pemberontak, Tapi Protes Atas Kebijakan Pemerintah Pusat Perbesar

Payakumbuh | Topsumbar – Ketua DPRD Sumbar Supardi dengan tegas mengatakan bahwa PRRI bukan pemberontakan yang ingin mendirikan negara sendiri, melainkan koreksi terhadap pemerintah pusat terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat luar ibu kota kalau itu.

Hak tersebut disampaikan Supardi saat memberikan sambutan di depan ratusan siswa se- Payakumbuh, Senin (30/5/2022), di Aula Fakultas Pertanian Universitas Andalas Payakumbuh.

Selain ketua DPRD Sumbar, sebagai narasumber juga hadir Asril Caniago dan Kepala Dinas Sosial Payakumbuh Yuswandi.

Lebih jauh dikatakan Supardi dalam acara penguatan nilai kepahlawanan dan keperintisan melalui guru serta siswa, jika saja PRRI itu merupakan pemberontakan, maka semua komponen yang terlibat akan dimasukkan dalam kategori garis hitam, namun tidak untuk PRRI.

“PRRI bukan merupakan pemberontakan, melainkan protes anak negri ini atas kebijakan pusat yang melupakan daerah, sementara kita semua ikut berjuang untuk kemerdekaan, dan itu dimaklumi pemerintah pusat, sehingga PRRI tidak bagian dari pemberontakan,” tegas Supardi.

Pernyataan Supardi disambut tepuk riuh peserta, dan semua merasakan kalau masyarakat Sumatera Barat bukan pembangkang, melainkan cerdas dalam menyikapi keadaan.

Supardi juga dengan tegas mengatakan, kalau masyarakat Sumatera Barat sangat nasionalis dan bisa menerima perbedaan, serta sangat toleran.

“Masyarakat Sumatera Barat atau Ranah Minang sangat toleran, jadi kalau ada yang mengatakan kita tidak toleran dan kurang nasionalis itu tidak, yang benar kita amat nasionalis dan toleran,” tegas Supardi.

Acara penguatan nilai-nilai kepahlawanan dan keperintisan tersebut berjalan dengan antusias para peserta, sehingga waktu berjalan tidak terasa.

Salah seorang siswi peserta Wati, mengatakan jika acara tersebut sebaiknya dilaksankan secara berkelanjutan, sehingga bisa menanamkan rasa hormat pada pendahulu, dan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme.

“Saya berharap acara seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, dan terima kasih pada pak Supardi yang telah memberikan perhatian untuk menambah wawasan kami,” ungkap salah seorang Siswi. (HT)

Hits: 4

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cuaca Sumbar 25-27 September, Ini Prakiraan BMKG Stasiun Minangkabau

25 September 2022 - 14:12 WIB

HUT Lantas Ke-67, Kapolda Sumbar: Jajaran Lalu Lintas adalah Miniatur Tugas Pokok Polri

23 September 2022 - 08:35 WIB

6 Fraksi DPRD Kritisi Nota Keuangan Walikota Terhadap Ranperda APBD-P TA 2022 dan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah

22 September 2022 - 18:36 WIB

Pembagian BLT Ricuh, Lisda Hendrajoni: Pemerintah Harus Carikan Solusi, Jangan jadikan tontonan

22 September 2022 - 15:11 WIB

Polda Sumbar Salurkan 5000 Paket Bansos Kepada Komunitas Ojek, Angkot dan Betor

21 September 2022 - 12:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Amanah Menhub Soal Keselamatan Transportasi

19 September 2022 - 10:57 WIB

Trending di Padang