Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Padang Panjang · 7 Feb 2022 21:04 WIB ·

Diikuti Wawako dan Forkopimda, Presiden Jokowi Beri Arahan Penanganan Omicron


 Diikuti Wawako dan Forkopimda, Presiden Jokowi Beri Arahan Penanganan Omicron Perbesar

Padang Panjang | Topsumbar – Wakil Wali Kota, Drs. Asrul bersama Kapolres, AKBP. Novianto Taryono, SH, SIK, MH, dan Perwira Penghubung Dandim 0307/Tanah Datar, Mayor Caj A.U. Pasaribu mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo terkait penanganan pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (7/2/2022) di Ruang VIP Balai Kota.

Dilansir dari laman Diskominfo, dalam arahannya, Presiden Jokowi mengatakan saat ini ada tren kenaikan kasus varian Omicron yang mengalami peningkatan hingga 93 persen di Pulau Jawa dan Bali.

“Patut kita syukuri, hospitalisasi dan kematian yang diakibatkan varian Omicron ini masih kecil dibanding varian Delta di tahun 2020 dan 2021 lau,” katanya.

Presiden menekankan perlu manajemen yang lebih baik dibanding saat menangani varian sebelumnya.

“Kunci penanganan varian Omicron ini hanya dua hal. Yang penting, pertama percepatan vaksinasi dan yang kedua utamakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Jokowi meminta seluruh pihak agar tidak panik dalam menghadapi varian Omicron ini.

“Kepada masyarakat beri penjelasan dengan tenang. Untuk daerah di luar Pulau Jawa untuk kembali menyiagakan Isoter (isolasi terpusat) di daerah masing-masing,” Pintanya.

Menanggapi arahan Presiden, Wawako Asrul mengatakan khusus di Padang Panjang akan terus berupaya untuk mengoptimalkan penanganan.

“Sementara ini, untuk varian Omicron, kita baru terkonfirmasi satu kasus. Mudah-mudahan, kita berharap tidak ada lagi penambahan selanjutnya di Kota Padang Panjang,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Novianto menyebutkan, saat ini fokus vaksinasi di Kota Padang Panjang ada tiga. Yang pertama, vaksinasi untuk usia 6-11 tahun.

“Kemudian yang kedua, fokus kepada sasaran reguler yaitu orang-orang yang memang belum divaksin yang angkanya tinggal sembilan persen. Kemudian yang ketiga, vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga yang kita sasarkan kepada ASN dan tenaga medis,” ungkapnya.

(AL)

Hits: 0

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Penanganan Pasar Koto Baru, Kapolres Padang Panjang Harapkan Keterlibatan Seluruh Pihak Sesuai Tupoksi

5 Oktober 2022 - 15:44 WIB

SMP Hikmah Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Dihadiri Walikota dan Penceramah Dari Universitas Al-Azhar Mesir

4 Oktober 2022 - 15:18 WIB

Jelang Operasi Zebra Singgalang 2022, Ini Himbauan Kasatlantas Polres Padang Panjang

2 Oktober 2022 - 21:19 WIB

Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri Kota Padang Panjang Pamerkan Karya Worshop

1 Oktober 2022 - 22:47 WIB

Pagi Tadi Gempa bumi Dirasakan di Padang Panjang, Ini Analisa BMKG

30 September 2022 - 12:08 WIB

RT 13 Silaing Bawah Dikunjungi Tim Penilai Kampung Pancasila Dari Kodim 0307/Tanah Datar

29 September 2022 - 21:54 WIB

Trending di Padang Panjang