Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Sumatera Barat · 20 Jan 2022 20:53 WIB ·

Studi Banding DPRD Sumbar ke Diskominfotik Yogyakarta, Keterbukaan Informasi Publik Jangan Retorika Semata


 Studi Banding DPRD Sumbar ke Diskominfotik Yogyakarta, Keterbukaan Informasi Publik Jangan Retorika Semata Perbesar

Sumatera Barat | Topsumbar — Keterbukaan informasi publik (KIP) dalam penyelenggaraan pemerintahan diharapkan tidak hanya menjadi retorika semata, namun lebih dari itu, bisa menjadi kebiasaan yang akhirnya menjadi etos kerja dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan serta pelayanan publik yang lebih baik.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Adrian Tuswandi, saat sesi diskusi dalam studi banding DPRD Provinsi Sumatera Barat tentang Ranperda Keterbukaan Informasi Publik, di Aula Dinas Kominfotik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (20/1/2022).

“Kehadiran Perda KIP adalah bagaimana memastikan KIP itu bukan lips service saja, tapi jadi budaya, suatu keharusan, karena dengan kemajuan teknologi informasi komunikasi saat ini, semua orang bisa tau tentang apa saja,” ujar Adrian.

Selain itu, mantan Ketua KI Sumbar ini juga menanyakan beberapa poin lainnya seperti penguatan PPID, serta koordinasi antar lembaga. Dalam pertemuan yang berlangsug selama dua jam ini, rombongan diterima oleh Rahmat Sutopo, Kabid IKP Diskominfo DIY, dan Komisioner KID DIY, Sri Surani.

Sri Surani, mengungkapkan, keberadaan Perda KIP di DIY sangat efektif meningkatkan keterbukaan dan pelayanan informasi pada masyarakat. Terbukti, jika sebelumnya hanya 34 dari 386 badan publik yang informatif, meningkat pada tahun 2021 menjadi 86 badan publik

“Kita tidak berhenti di situ, kita terus berinovasi. Terutama penguatan koordinasi dengan stakeholder, dengan anggaran yang  tidak besar, menjadi suatu tantangan bagi kami bagaimana meningkatkan sinergi dengan banyak pihak,” ungkap Sri.

Komisi Informasi DIY menurut Sri juga mendorong BUMD hingga desa dan kelurahan untuk memastikan badan publik tersebut mengetahui tentang KIP, kategorinya dan cara meningkatkannya hingga menjadi informatif.

Beberapa kiat yang juga dilakukan Pemprov DIY untuk mendongkrak KIP adalah dengan mengumumkan oleh gubernur secara langsung dalam satu kesempatan yang dihadiri semua OPD tentang setiap kategori yang didapatkan OPD. Hal ini menurut Sri akan memotivasi OPD yang belum informatif.

Hal senada juga disampaikan Rahmat Sutopo. Pihaknya selalu berupaya melakukan penguatan PPID, optimalisasi reward and punishment serta mengupayakan penyediaan sekretariat, panitera dan tenaga ahli.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar selaku ketua rombongan menyebut studi banding ini dalam rangka pengayaan karena Provinsi DIY sudah memiliki Perda KIP dan sudah informatif.

Sebelumnya rombongan yang terdiri dari 10 anggota DPRD, Kadis Kominfotik Sumbar Jasman Rizal, pimpinan dan komisioner Komisi Informasi, Asisten Pemerintahan Devi Kurnia dan Ka Biro Adpem & Rantau Luhur Budianda, juga berkunjung ke Provinsi Banten.(doa/MMC)

(Diskmfk Sbr)

Hits: 0

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cuaca Sumbar 25-27 September, Ini Prakiraan BMKG Stasiun Minangkabau

25 September 2022 - 14:12 WIB

HUT Lantas Ke-67, Kapolda Sumbar: Jajaran Lalu Lintas adalah Miniatur Tugas Pokok Polri

23 September 2022 - 08:35 WIB

Pembagian BLT Ricuh, Lisda Hendrajoni: Pemerintah Harus Carikan Solusi, Jangan jadikan tontonan

22 September 2022 - 15:11 WIB

Polda Sumbar Salurkan 5000 Paket Bansos Kepada Komunitas Ojek, Angkot dan Betor

21 September 2022 - 12:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Sampaikan Amanah Menhub Soal Keselamatan Transportasi

19 September 2022 - 10:57 WIB

Gubernur Sumbar Jalan Kaki Tembus Hutan Sepanjang 11 KM, Tinjau Jalan Alternatif Malalak – Maninjau

18 September 2022 - 19:32 WIB

Trending di Sumatera Barat