Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Seni Budaya · 19 Jan 2022 03:58 WIB ·

Ada Apa Dengan Jembatan Kabel Sungai Dareh?


 Ada Apa Dengan Jembatan Kabel Sungai Dareh? Perbesar

Hai Topers, bagaimana kabarnya? Semoga selalu semangat menjalani kesibukannya ya. Hari ini kita akan bertualang ke sebuah Kabupaten yang kabarnya pernah menjadi Ibu Kota negara kita walaupun cuma empat hari, lho. Penasaran, kan? Yuk, kita let’s go!

Menurut sumber sejarah, pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda dalam Agresi Militer Belanda II-nya berhasil menangkap Soekarno dan Hatta. Namun ternyata sebelum hal ini terjadi, Soekarno sudah terlebih dahulu memberikan mandat kepada Mr. Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk pemerintah darurat di Sumatera. Dari sinilah cerita itu dimulai.

Mr. Syafruddin Prawiranegara langsung mengadakan pertemuan bersama tokoh-tokoh lainnya di Halaban, Payakumbuh, dan berhasil membentuk sebuah kesepakatan yang kemudian disebut sebagai Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Perlawanan pun dilanjutkan dengan cara bergerilya. Pada tanggal 1 Januari 1949, rombongan Mr. Syafruddin Prawiranegara sampai di Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya dan menetap di sana selama empat hari. Bahkan jejak sejarah peninggalan dan rumah tempat tinggal pemerintah dimasa PDRI masih berdiri kokoh dan kantor untuk sidang kabinet pun juga masih ada, lho, Topers. Benar-benar luar biasa, bukan?

Berlatar belakang hal inilah bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska tuanku Kerajaan ingin memberikan nama jembatan kabel pertama di Sumatera Barat tersebut dengan nama jembatan PDRI, hal ini disampaikan bupati dalam rangkaian festival Pamalayu, dalam seminar dengan tema Dharmasraya di Lintasan PDRI yang digelar Kamis, (02/01/2020) lalu.

Wah, selain terkenal dengan batu akiknya, ternyata Sungai Dareh juga menyimpan mozaik sejarah yang panjang ya, Topers. Bahkan kabarnya jembatan kabel ini bisa manahan berat hingga 600 ton, lho. Semoga saja hal ini bisa mengingatkan kembali atas perjuangan PDRI ya, Topers.

Oh iya, konon nama Sungai Dareh sendiri berasal dari sebuah rawa yang dibuat aliran, di mana airnya mengalir deras sampai bisa menghanyutkan kerbau padati. Rawa ini dahulu dikenal dengan nama Rawah Laweh, apabila saat hujan turun rawa ini akan meluap sampai sampai kesebuah rawah panjang. Begitu, Topers.

Apakah hari ini pengetahuanmu bertambah? Ayo singgah ke Kabupaten Dharmasraya dan berfoto bersama di jembatan Sungai Dareh (PDRI), hehehe.

(Haris)

Hits: 50

Artikel ini telah dibaca 172 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Acara Pembukaan Masa Penerimaan Anggota Baru PMII Ke-II Universitas Dharmas Indonesia

25 September 2022 - 21:51 WIB

Hendak Mengisi BBM di SPBU Seorang Wanita Berbonceng Dua Anak Kecil Tertabrak Kenderaan Truck Box Di Sungai Rumbai

25 September 2022 - 17:41 WIB

Nekad Ambil Jalur Lawan Dump Truck Tronton Hino Tabrak Pesepeda Motor Di Gunung Medan

25 September 2022 - 17:34 WIB

Dua Nama Maju di Pilwana Sungai Kambut, Asrial Amri Siap Menangkan Suara Terbanyak

24 September 2022 - 09:46 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Polres Dharmasraya Giat Bagikan Paket Sembako Bagi Masyarakat Ekonomi Rendah

23 September 2022 - 15:48 WIB

Menanggapi Masalah Tenaga Non ASN, Apkasi Dan Kemenpan-RB Kembali Urun Rembuk

21 September 2022 - 09:49 WIB

Trending di Dharmasraya