Wagub Sumbar Ikuti Panen Raya Padi di Sawah Solok

Kota Solok merupakan salah satu sentra produksi padi terkenal yang terus menjaga produksi padi agar tidak terjadi kelangkaan pangan di masa pandemi saat sekarang ini.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy berharap agar Kota Solok tetap mempertahankan area persawahan yang ada, terutama Sawah Solok harus tetap dipertahankan agar ikon Kota Solok sebagai Kota Beras sekaligus menjaga kualitas dan karakteristik Beras Solok berupa IG (Indikasi Geografis) yang tetap terjaga.

“Kita sadari Kota Solok memiliki potensi yang luar biasa di sektor pertanian, Beras Solok menjadi ikon Kota Solok, Beras yang terkenal dengan kualitasnya yang bagus, saya meminta agar ikon ini dijaga,” ungkap Audy Joinaldy ketika mengikuti kegiatan Panen Raya Padi di Sawah Solok, salah satu agenda dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kota Solok, Senin (27/09).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan pentingnya mempertahankan sawah dengan peningkatan teknologi pertanian di Kota Solok. Penerapan aturan alih fungsi lahan sangat diperlukan agar eksistensi sawah terjaga, serta pentingnya untuk membuat packaging atau kemasan yang moderen serta premium untuk Beras Solok.

“Kalo bisa packaging-nya diganti menjadi yang premium untuk Beras Solok ini, karena ini beras mahal, beras yang kualitasnya bagus, jadi harus dibungkus dengan yang bagus pula,” tuturnya.

Selain melakukan panen bersama, Wakil Gubernur Sumatera Barat juga mempraktikkan alat panen multi fungsi Combine Harvester, serta penyerahan bantuan 2 unit Traktor Roda dua kepada Kelompok Tani Padang Lindang kelurahan VI Suku dan Kelompok Tani Surau Kajai Kelurahan Tanah Garam.

Selain itu juga diserahkan 2 uni alat handsprayer kepada kelompok tani Panca Usaha Kelurahan Sinapa Piliang dan Kelompok Tani Sarang Alang Kelurahan Laiang.

Sementara itu, Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar ungkapkan bahwa di Kota Solok terjadi peningkatan produksi beras di tiap tahunnya.

“Alhamdulillah di Kota Solok produksi kami meningkat dari tahun sebelumnya, kami selalu berupaya untuk terus menjaga kontinuitas ini, serta menjaga kualitas beras di Kota Solok, kami yakin dengan adanya peningkatan produksi ini akan menjadi pengaruh ekonomi bagi kelompok tani kami yang ada di Kota Solok,” tuturnya.

Setelah mengikuti kegiatan panen raya padi yang ditutup dengan makan bajamba, Wagub melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Solok meninjau proses pembuatan rendang di dapur Randang Bundo Asli Solok. Wagub juga mencoba langsung mengaduk proses memasak rendang.

Seusai memasak rendang, rombongan melaksanakan Shalat Zuhur di Masjid Al Hidayah, Kelurahan VI Suku. Kemudian meninjau proses pembangunan laydam Sungai Batang Lembang, peninjauan lokasi GOR Marahhadin di Kelurahan Laing, mengunjungi agrowisata Batu Patah Payo, meninjau Rumah Sakit Umum Banda Panduang, serta diakhiri dengan mengunjungi rumah disabilitas Aldi Bersama Kami (ABK) di Kelurahan Simpang Rumbio.

(gra)

Pos terkait