Persentase Capaian Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Kota Padang Panjang Tertinggi se-Sumbar

Persentase capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama (1) dan dosis kedua (2) kota Padang Panjang tertinggi diantara kabupaten dan kota se Sumatera Barat (Sumbar). Untuk persentase capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama, kota Padang Panjang telah mencapai angka 48,15 persen.

Sedangkan persentase capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua, kota Padang Panjang telah mencapai angka 32,29 persen.

Hal tersebut diketahui dari pemaparan juru bicara satuan tugas penanganan COVID-19 provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jasman Rizal Dt. Bandaro Bendang terkait cukupnya vaksin di Sumbar dan himbauan gubernur kepada Bupati dan Walikota untuk lebih menggencarkan vaksinasi di daerah masing-masing, Rabu, (08/09/2021).

Bacaan Lainnya

Disebutkan Jasman, berdasarkan data terkini vaksinasi COVID-19 Sumbar per tanggal 7 September 2021, total vaksinasi dosis pertama di Sumbar mencapai 17,56 persen, atau baru 777.780 dari total sasaran vaksinasi 4.408.509 sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi kedua, baru mencapai 9,80 persen.

Terkait himbauan Gubernur kepada Bupati dan Wali Kota untuk lebih menggencarkan vaksinasi di daerah masing-masing, disebutkan Jasman, hal demikian guna menindaklanjuti keinginan Presiden RI Joko Widodo agar 9 daerah termasuk Sumbar mengakselerasi capaian vaksinasinya. Mengingat capaian vaksinasi ke-9 daerah tersebut masih rendah, dibawah rata-rata vaksinasi nasional.

“Pak Gubernur berharap agar penekanannya pada vaksinasi, sebab untuk jumlah stok vaksin COVID-19 di Sumbar sangat cukup. Hampir setiap hari datang dari Jakarta. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumbar, per tanggal 7 September 2021, total stok vaksin COVID-19 yang ada di Gudang Vaksin Dinas Kesehatan Sumbar, mencapai 198,588 dosis,” sebut Jasman.

Stok vaksin tersebut terdiri dari vaksin Sinovac 41.900 dosis, Astrazeneca 2.550 dosis, Moderna 8.568 dosis dan Coronavac 145.570 dosis. Selain stok diatas, juga terdapat 1.705.712 dosis stok vaksin yang telah didistribusikan di Kabupaten dan kota.

“Sebenarnya minat vaksin masyarakat Sumbar sangat tinggi. Terbukti dari hampir setiap lokasi vaksinasi selalu ramai warga yang antusias ingin divaksin. Dan tidak hanya fasilitas kesehatan pemerintah saja yang melakulan vaksinasi, institusi dan lembaga swasta pun tidak sedikit yang menggelar vaksinasi. Dan stok vaksin kita juga ternyata cukup. Hanya strategi vaksin kita saja yang kurang tepat dan sesuai arahan Gubernur Sumbar, kiranya kabupaten kota agar segera mengebut pencapaian vaksinasi di daerah masing-masing,” ungkap Jasman.

Terkait 1.705.712 stok vaksin yang telah disebar ke dinas kesehatan kabupaten dan kota, berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumbar tercatat, per tanggal 7 September, besarannya adalah sebagai berikut;

Kota Padang 261.910 dosis, Bukittinggi 30.170 dosis, Pariaman 14.520 dosis, Kota Solok 24.340 dosis, Padang Panjang 34.430 dosis, Payakumbuh 41.070 dosis, Sawahlunto 10.040 dosis, Kabupaten 50 Kota 36.540 dosis.

Kabupaten Pasaman 33.770 dosis, Pasaman Barat 23.360, Agam 32.230, Padang Pariaman 35.030, Tanah Datar 43.810, Kabupaten Solok 38.870, Solok Selatan 30.760, Sijunjung 31.150, Dharmasraya 85.700, Pesisir Selatan 35.390, dan di Kepulauan Mentawai 27.820 dosis.

Selain itu, stok vaksin juga terdapat di Denkesyah 01.04.04 sebanyak 62.300 dosis, Bidokkes 70.900, KKP kelas II 2.600, RSUP M.Djamil 20.900, RS. Otak M.Hatta 7.200 dosis.

Jasman juga menambahkan, untuk mempertegas himbauan peningkatan vaksinasi di daerah, dalam waktu dekat Gubernur secara resmi akan menerbitkan surat edaran tentang akselerasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Sumbar.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan kota Padang Panjang, Drs. H. Nuryanuwar, A. Pt. MM. M. Kes dihubungi Topsumbar.co.id , Kamis, (9/9/2021), mengatakan jumlah vaksinasi COVID-19 dosis pertama kota Padang Panjang sampai hari ini, Kamis, (9/9/2021) telah mencapai 21.529 orang.

“Sedangkan untuk vaksinasi COVID-19 dosis kedua telah mencapai 14.572 orang,” ujar Nuryanuwar, singkat.

Hingga Rabu (9/9), jumlah warga yang telah mengikuti vaksinasi dosis pertama sebanyak 21.495 orang. Sementara masyarakat yang mengikuti dosis kedua sejumlah 14.523 orang.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Padang Panjang, Rahmaisa, SKM,, mengatakan Dinkes Padang Panjang saat ini sedang berupaya agar Padang Panjang turun ke PPKM Level 2.

“Selain meningkatkan tiga item yang meliputi positive rate yang masih tinggi, testing kontak erat yang masih rendah dan tracking ratio kontak erat yang juga masih rendah, Padang Panjang juga harus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19.,” kata Rahmaisa, dikutip Topsumbar.co.id dari siaran pers Diskominfo Padang Panjang, Kamis, (9/9/2021).

Ditambahkannya, dari capaian vaksinasi ini, persentase yang paling banyak belum divaksin yaitu kalangan remaja. Baru sekitar 20 persen remaja yang sudah divaksinasi.

“Untuk itu, Dinkes Padang Panjang saat ini sedang melakukan sosialisasi vaksinasi khusus remaja. Semoga dengan sosialisasi ini capaian vaksinasi kita meningkat dan Padang Panjang turun ke PPKM Level 2,” sebuynya.

Berikut selengkapnya persentase capaian Vaksinasi Dosis 1 per 7 September 2021 :

1. Kota Padang Panjang 48,15
2. Kota Bukittinggi 41,43
3. Kota Solok 34,63
4. Kabupaten Dharmasraya 32,69
5. Kota Padang 30,60
6. Kota Payakumbuh 25,48
7. Kota Sawahlunto 25,38
8. Kota Pariaman 19,62
9. Kabupaten Solok Selatan 19,32
10. Kabupaten Sijunjung 17,43
11. Kabupaten Kepulauan Mentawai 16,64
12. Kabupaten Tanah Datar 14,81
13. Kabupaten Lima Puluh Kota 14,04
14. Kabupaten Solok 12,53
15. Kabupaten Pasaman 11,44
16. Kabupaten Padang Pariaman 9,99
17. Kabupaten Pesisir Selatan 9,51
18. Kabupaten Pasaman Barat, 7,58
19. Kabupaten Agam 6,98

Persentase Capaian Vaksinasi Dosis II per 7 September 2021 :

1. Kota Padang Panjang 32,29
2. Kota Bukittinggi 20,75
3. Kota Solok 19,94
4. Kota Padang 19,10
5. Kota Sawahlunto 18,67
6. Kota Payakumbuh 17,78
7. Kabupaten Dharmasraya 16,12
8. Kota Pariaman 10,88
9. Kabupaten Sijunjung 9,49
10. Kabupaten Kepulauan Mentawai 8,49
11. Kabupaten Tanah Datar 7,80
12. Kabupaten Solok Selatan 7,79
13. Kabupaten Lima Puluh Kota 7,23
14. Kabupaten Pasaman 5,51
15. Kabupaten Padang Pariaman 5,24
16. Kabupaten Agam 4,73
17. Kabupaten Solok 4,70
18. Kabupaten Pasaman Barat 4,60
19. Kabupaten Pesisir Selatan 4,28

(AL)

Pos terkait