Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Puisi · 21 Mar 2021 10:16 WIB ·

Puisi – Sayap-sayap Patah


 Puisi – Sayap-sayap Patah Perbesar

Oleh : Hasbunallah Haris

 

Katanya, kau adalah malaikat penjaga

Yang menyapukan kuas di atas kanvas bersapuh emas

Menuang kendi berisi janji yang bakal dilunasi

Lalu terbang, terseok-seok dengan sepasang sayap yang mulai usang.

 

Kutagih janjimu wahai pertapa tua

Yang di tanganmu nasib berpusing laksana roda kencana kesatria

Berpura-pura bahagia, menerjang amukan dawai asmara

Isinya hanya duka …

 

Dentingan dan kepakan itu menjeremba

Laksana tetes embun dalam alam jagat raya

Dingin, sengsara, sekaligus papa.

 

Dengarlah denting pianoku, wahai sayap yang maha perkasa

Dengarkan iramanya …

Yang mengalahkan nyanyian Siren di laut sana

Mendayu-dayu, memanggil kekasih yang tak kunjung bertemu.

 

(Padang, 20 Maret 2021)

 

Penulis : Hasbunallah Haris adalah putra Kabupaten Solok Selatan. Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Arab di Universitas Islam negeri Padang. Kesehariannya menulis, membaca dan sebagai penggiat literasi di Komunitas Minang Literasi.

Hits: 125

Artikel ini telah dibaca 383 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cerpen – Penyamun Cinta

25 Agustus 2022 - 20:07 WIB

Cerpen – Bukankah ini Lebih dari Kata Cukup?

20 Juli 2022 - 10:50 WIB

Puisi – Harapan yang Terjual

18 Juli 2022 - 17:55 WIB

Cerpen – Mereka yang Mencari Kebijaksanaan

14 Juli 2022 - 22:28 WIB

Cerpen – Perempuan di Alun-alun Kota

29 Juni 2022 - 16:50 WIB

Cerpen – Penantian

22 Juni 2022 - 13:35 WIB

Trending di Sastra