NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
Masyarakat Sikilang - Pasaman Barat Masih Gunakan Perahu Ponton

Menu

Mode Gelap
Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kejari Sijunjung Gelar Jalan Santai Unit Kerja Kantor Imigrasi Dharmasraya Akan Dibentuk, Sutan Riska : Urus Paspor Tak Perlu ke Luar Daerah Padang Kembali Cari Wali Kota Cilik Bersama Mentari Meraih Mimpi Menuju Indonesia Emas 2045 Wagub Sumbar: Pelaku UMKM Harus Go Digital Untuk Hadapi Tantangan Global

Pasaman Barat · 16 Agu 2020 13:05 WIB ·

75 Tahun Indonesia Merdeka, Masyarakat Sikilang – Pasaman Barat Masih Gunakan Perahu Ponton


 Foto : Masyarakat Sedang Menyebrangi Sungai Menggunakan Perahu Ponton di Sikilang Perbesar

Foto : Masyarakat Sedang Menyebrangi Sungai Menggunakan Perahu Ponton di Sikilang

75 tahun Indonesia merdeka, masyarakat di Jorong Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, masih menggunakan perahu ponton untuk menyebrangi sungai.

“Masyarakat di Jorong Sikilang masih menggunakan perahu ponton yang dibuat oleh masyarakat setempat,” kata Tokoh Muda Sikilang, Kasmanedi, SH kepada Top Sumbar. Minggu (16/08/2020).

Sebab masyarakat membutuhkan jembatan untuk penyeberangan jalan, banyak sekali manfaatnya jika jembatan penyeberangan telah ada nantinya.

“Selain jembatan, masyarakat juga membutuhkan jalan yang layak dan akses jaringan komunikasi seperti tower seluler karena jaringan tower seluler saat ini belum ada,” ungkapnya.

“Untuk diketahui masyarakat menggunakan perahu ponton sudah sejak lama sekali yakni pada tahun 1997 hingga tahun 2020,” katanya.

“Kami merasa masyarakat Sikilang belum merdeka, walupun sudah 75 tahun Indonesia merdeka,” sebut Kasmanedi.

“Karena dahulu untuk aktivitas kegiatan perekonomian dan pendidikan, sebelum adanya perahu ponton ini masyarakat naik transportasi roda dua menuju ke Kota Simpang Empat Pasaman Barat harus berputar menaiki kapal boat melewati Nagari Air Bangis dan itu membutuhkan waktu berjam-jam cukup lama,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Persiapan Sikilang Nafriadi, SP mengungkapkan, benar masyarakat memang sudah sejak lama menyeberangi sungai menggunakan perahu ponton.

Kebanyakan masyarakat yang menggunakan perahu ponton dari kalangan anak sekolah (pelajar), guru SMP, guru SMA dan warga setempat.

“Sebenarnya cukup berbahaya menggunakan perahu ponton ini terus-menerus apalagi disaat debit air sungai mulai membesar, terpaksa mereka cari alternatif jalan lain.

“Data Kepala Keluarga (KK) di Nagari Persiapan Sikilang berjumlah 835 KK,” katanya.

“Kami menginginkan jembatan, tower seluler dan jalan yang layak,” harap Nafriadi.

Ia mengungkapkan, masalah keinginan masyarakat terhadap kebutuhan jembatan dan jalan sudah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

“Harapan kami kepada Pemerintah Pasaman Barat, Pemerintah Sumatera Barat dan Pemerintah Pusat, tolong bantu berikan akses jembatan, jalan yang layak serta jaringan komunikasi, karena masyarakat berada pada pinggir pantai berjumlah 4000 orang. Untuk itu seperti jaringan komunikasi seluler, sudah disiapkan masyarakat tanah hibah bila dibutuhkan pemerintah daerah,” sebut Nafriadi.

(SR)

Hits: 24

Artikel ini telah dibaca 332 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petugas dan Warga Binaan Lapas Klas III Talu Gelar Donor Darah Massal

25 Januari 2023 - 14:43 WIB

IMG 20230125 WA0023

HUT Pasaman Barat ke-19, Wagub Audy : Pelabuhan Teluk Tapang Proyek Strategis Nasional

7 Januari 2023 - 10:30 WIB

WhatsApp Image 2023 01 08 at 06.53.12

Bersama Yamaha, PMI Pasbar Gagas “Kampoeng Relawan On The Street”

5 Januari 2023 - 13:56 WIB

IMG 20230105 WA0008

Khitanan Ceria PT Bakrie Pasaman Plantations: Merajut Kebersamaan Corporate dan Masyarakat Adat Sungai Aur

26 Desember 2022 - 13:29 WIB

IMG 20221226 WA0006

Bermodal Politisi Senior dan Milenial, PPP Pasbar Bersiap Gebrak Pemilu Serentak 2024

12 November 2022 - 14:19 WIB

IMG 20221112 WA0011

Kejari Pasbar Terima Pengembalian Uang Diduga Hasil Korupsi Pembangunan RSUD

21 Oktober 2022 - 13:35 WIB

WhatsApp Image 2022 10 21 at 12.18.08
Trending di Pasaman Barat