Update Sumbar 31 Juli, Berikut Rincian Lengkap Rekor Pertambahan 41 Positif Covid-19

320

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali merilis data terbaru data pantauan pasien Covid-19 se-Sumbar.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, dalam rilis data terakhir pembaharuan dan rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar hingga Jumat, (31/07/2020), pukul 19:12 WIB, malam ini.

Juga diterima Topsumbar.co.id menyebutkan total sampai hari ini jumlah warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 berjumlah sebanyak 948 orang atau bertambah sebanyak 41 orang bila dibandingkan dengan jumlah sehari sebelumnya, Kamis, (30/07/2020) sebanyak 907 orang.

“Angka pertambahan 41 orang ini sebagai koreksi atas jumlah sementara 40 orang yang telah diberitakan pada info Covid-19 Sumbar pagi tadi dan ini merupakan rekor tertinggi terkonfirmasi positif Covid-19 yang pernah terjadi terhadap hasil pemeriksaan sampel spesimen PCR di Sumbar,” sebut Jasman.

Kemudian pasien sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 2 (dua) orang.

Dengan demikian jumlah pasien sembuh hari ini total tercatat 760 orang. Sebelumnya kemarin, Kamis, (30/07/2020), tercatat berjumlah 758 orang.

Selanjutnya pasien meninggal dunia, setelah cukup lama tidak ada penambahan. Hari ini dilaporkan kembali bertambah 1 (satu) orang.

Dengan demikian total jumlah pasien Covid-19 Sumbar meninggal dunia hingga hari ini tercatat berjumlah 34 orang.

Adapun rincian total 948 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, adalah :

  1. Dirawat di berbagai rumah sakit 59 orang (6,2%)
  2. Isolasi mandiri 73 orang (7,7%)
  3. Isolasi daerah 6 (enam) orang (0,6%)
  4. Isolasi BPSDM 16 orang (1,7%)
  5. Meninggal dunia 34 orang (3,6%)
  6. Sembuh 760 orang (80,2%)

Diterangkan Jasman, berdasarkan laporan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Melaporkan bahwa dari 1.541 pemeriksaan sampel (1.518 di Lab Fakultas Kedokteran UNAND dan 23 di Lab Veteriner Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 41 (empat puluh satu) orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2 (dua) kali konversi negatif bertambah 2 (dua) orang dan meninggal dunia bertambah 1 (satu) orang.

Adapun secara total jumlah spesimen diperiksa sampai hari ini, Jumat,(31/07/2020) adalah 72.137 dan jumlah orang diperiksa 63.162.

Positivity Rate (PR): 1,50% (sampai hari ini masih terendah dan terbaik nasional),” terang Jasman menambahkan.

Selanjutnya, diterangkannya, 41 orang warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Kota Padang 24 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 1 (satu) orang, Kota Sawahlunto 6 (enam) orang, Kabupaten Agam 2 (dua) orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 (satu) orang, Kabupaten Solok 3 (tiga) orang dan Kota Solok 4 (empat) orang.

“Khusus Kab. Pesisir Selatan, dengan bertambahnya warga positif terinfeksi Covid-19, maka status Kabupaten Pesisir Selatan yang semula zona hijau berubah menjadi zona kuning,”terang Jasman menambahkan.

Berikut rincian pertambahan warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 41 orang, sembuh 2 (dua) orang dan meninggal dunia 1 (satu) orang hari ini :

Kota Padang

  1. Pria 33 th, warga Kalumbuak, pekerjaan Satpam, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 41 th, warga Korong Gadang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 35 th, warga Ampang, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Wanita 28 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  5. Pria 28 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  6. Wanita, warga Gunuang Pangilun, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
  7. Wanita 29 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan Dosen, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  8. Wanita, warga Koto Panjang Ikua Koto, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
  9. Wanita 34 th, warga Tanah Sirah, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  10. Bayi (laki-laki) 1 th, warga Lubuak Lintah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  11. Pria, warga Aia Tawa, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
  12. Pria, warga Dadok Tunggul Hitam, diketahui terinfeksi setelah proses tracing, penanganan isolasi mandiri sementara.
  13. Pria 46 th, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  14. Wanita 39 th, warga Koto Lua, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  15. Pria 34 th, warga Kuranji, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  16. Pria 63 th, warga Parak Laweh, status pensiunan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  17. Wanita 52 th, warga Kapalo Koto, pekerjaan Sekretaris, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  18. Pria 57 th, warga Kapalo Koto, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Kota Sawahlunto tanggal 28 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
  19. Wanita 22 th, warga Simpang Haru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  20. Pria 48 th, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  21. Balita (laki-laki) 4 th, warga Tanah Sirah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  22. Pria 23 th, warga Tanah Sirah, pekerjaan pegawai, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  23. Wanita 48 th, warga Kapalo Koto, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  24. Pria 47 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Pesisir Selatan

  1. Wanita 49 th, warga Kambang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 17 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Sawahlunto

  1. Pria 63 th, warga Tanah Lapang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.
  2. Wanita 60 th, warga Tanah Lapang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.
  3. Wanita 21 th, warga Tanah Lapang, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.
  4. Wanita 23 th, warga Tanah Lapang, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.
  5. Wanita 51 th, warga Tanah Lapang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.
  6. Wanita 14 th, warga Tanah Lapang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan karantina daerah OMTC Sawahlunto.

Kabupaten Agam

  1. Pria 33 th, warga Padang Lua, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Pria 15 th, warga Padang Lua, status pelajar, diduga terpapar dari karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Padang Pariaman

  1. Wanita 46 th, warga Katapiang, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

  1. Wanita 39 th, warga Saok Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Bayi (laki-laki) 4 bulan, warga Saok Laweh, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 74 th, warga Saok Laweh, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

  1. Wanita 35 th, warga Tanjuang Paku, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Wanita 30 th, warga Kampuang Jawa, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  3. Wanita 30 th, warga Kampuang Jawa, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  4. Pria 37 th, warga Pasa Pandan Aia Mati, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 2 (dua) orang :

  1. Wanita 31 th, warga Pisang, pekerjaan Karyawan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  2. Wanita 46 th, warga Indaruang, pekerjaan Personalia, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

Meninggal dunia sebanyak 1 (satu) orang :

  1. Pria 62 th, warga Lubuak Lintah, status pensiunan ASN, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, pasien RS. Unand.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Jumat 31 Juli 2020 pukul 12.00 WIB.

Kasus Suspect dengan total 101 orang.
Dirawat sebanyak 19 orang.
Isolasi mandiri sebanyak 82 orang.

“Tetaplah waspada, jaga kesehatan dan mari konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ajak Jasman.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik Covid-19 segera berakhir,” tutup Jasman Rizal yang adalah juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat.

(AL)

--------------------------------------------------------------------------------
loading...