Update Covid-19 Sumbar : Berikut Rincian Lengkap Pertambahan Positif dan Sembuh, 24 Juni

221
Foto Ilustrasi (Sumber Gambar: Kompas)
Foto Ilustrasi (Sumber Gambar: Kompas)

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali merilis data terbaru data pantauan Covid-19 se-Sumbar.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, dalam rilis data terakhir pembaharuan dan rincian perkembangan Covid-19 di Sumbar hingga Rabu, (24/06/2020), pukul 16:00 WIB.

Juga diterima Topsumbar.co.id menyebutkan total sampai hari ini jumlah warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 berjumlah sebanyak 715 orang.

Artinya pada hari ini terjadi penambahan warga positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 3 (tiga) orang. Sebelumnya Selasa, (23/06/2020) kemarin tercatat berjumlah 712 orang.

Pertambahan 3 (tiga) orang tersebut, lanjut Jasman berdasarkan pemeriksaan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawabnya Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.

“Melaporkan bahwa dari 936 sampel swab yang dikirim berbagai rumah sakit di Sumbar berdasarkan hasil survailance, terkonfirmasi sample positif sebanyak 3 (tiga) orang, yaitu dari Kota Solok 2 (dua) orang dan Kab. Solok Selatan 1 (satu) orang,” terangnya.

Selanjutnya pasien sembuh pada hari ini juga bertambah sebanyak 14 orang, bertambah 4 (empat) orang dari rilis Info tadi pagi.

Dengan demikian jumlah pasien sembuh hari ini meningkat menjadi 539 orang. Sebelumnya, Selasa, (23/06/2020), tercatat berjumlah 525 orang.

“Berdasarkan data diatas, kembali kita bersyukur bahwa angka kesembuhan kita sangat jauh diatas angka kesembuhan nasional dan juga masih merupakan angka kesembuhan tertinggi di Indonesia,” imbuh Jasman.

Artinya, kata Jasman, selama ini penanganan tracking dan tracing kita telah berada di jalur yang benar dan diharapkan kepada kita semua tetap memberlakukan protokol Covid-19 dalam setiap aktivitas.

“Kedisiplinan dan kepatuhan menjalan protokol Covid-19 adalah kata kunci yang harus kita perhatikan dan kita laksanakan dalam aktivitas sehari-hari. Tanpa kepatuhan dan kedisiplinan kita semua, yakinlah pandemi ini tidak akan berujung,” tegasnya.

Sedangkan pasien meninggal dunia, hari ini tercatat sama dengan total jumlah sehari sebelumnya, Senin, (22/06/2020) kemarin tercatat berjumlah 30 orang.

Adapun rincian total 715 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, adalah :

  1. Dirawat di berbagai rumah sakit 78 orang (10,90%)
  2. Isolasi diberbagai fasilitas 68 orang (9,51%)
  3. Meninggal dunia 30 orang (4,19%)
  4. Sembuh 539 orang (75,4%).

Berdasarkan data diatas dan data beberapa minggu terakhir, dapat kita simpulkan bahwa pertambahan positif sudah sangat sedikit, pertambahan kesembuhan persentasenya dari hari ke hari semakin meningkat dan orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 pun beberapa minggu terakhir tidak ada lagi.

Kota Padang yang selama ini merupakan penyumbang terbanyak pasien positif di Sumbar, selama 4 (empat) hari berturut-turut tidak ada lagi terkonfirmasi warganya positif terinfeksi covid-19.

“Untuk itu patut rasanya kita bersyukur kepada Allah SWT atas perkembangan baik ini. Terkhusus kepada tim lab dan semua tenaga kesehatan yang berjuang di berbagai rumah sakit, kita ucapkan terima kasih atas dedikasinya dalam percepatan penanganan Covid-19 ini,” ucap Jasman.

Namun itu semua tak lepas dari komitmen seluruh stakeholder dan disiplin masyarakat mematuhi segala protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan dimaksud,” ajak Jasman.

Berikut rincian pertambahan 3 (tiga) orang positif terinfeksi Covid-19 dan 14 sembuh hari ini :

Kota Solok :

  1. Wanita 46 th, warga Sinapa Piliang, pekerjaan ART, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Anak-anak (laki-laki) 8 th, warga Sinapa Piliang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok Selatan :

  1. Pria 33 th, warga Pauah Duo, pekerjaan swasta, terinfeksi akrena pulang dari Batusangkar tanggal 17 Juni 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh :

  1. Anak-anak (laki-laki) 9 th, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  2. Pria 50 th, warga Kuranji, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.
  3. Pria 19 th, warga Ulak Karang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPSDM.
  4. Pria 58 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien Semen Padang Hospital.
  5. Pria 52 th, warga Lubuak Buayo, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien Semen Padang Hospital.
  6. Pria 38 th, warga Sawahan, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien Semen Padang Hospital.
  7. Pria 57 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien Semen Padang Hospital.
  8. Wanita 45 th, warga Kasang Kab. Padang Pariaman, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena riwayat berobat ke rumah sakit, pasien Semen Padang Hospital.
  9. Anak-anak (perempuan) 8 th, warga Mato Aia, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RS. Unand.
  10. Wanita 34 th, warga Banuaran, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  11. Wanita 31 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan pegawai BUMN, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.
  12. Pria 60 th, warga Sawahan, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Padang.
  13. Pria 69 th, warga Banda Olo, pekerjaan pedagang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.
  14. Pria 53 th, warga Kampuang Jao, terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar yang datanya kami himpun dari berbagai rumah sakit dan gugus tugas Kabupaten Kota se Sumatera Barat, Rabu 24 Juni 2020 pukul 14.00 WIB :

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.607 orang.

  • Proses pemantauan 172 orang, dengan rincian karantina Pemda 3 (tiga) orang dan 169 orang isolasi mandiri.
  • Selesai pemantauan 9.435 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1297 orang.

  • Masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. 14 orang.
  • Dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1283 orang.

“Mari kita semua berdoa, semoga wabah pandemik Covid-19 segera berakhir,” tutup Jasman Rizal yang adalah juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Barat.

(AL)

--------------------------------------------------------------------------------
loading...