Erwin Yunaz tutup Diklat Kompetensi Siswa Tamatan SLTA Bacth 4

Payakumbuh – Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz tutup Diklat Kompetensi Siswa Tamatan SLTA Bacth 4, kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dengan Politeknik Sahid Jakarta di Aula Ngalau Indah Lt. III Balai Kota Payakumbuh, Rabu (02/10).

Untuk mengurangi pengangguran dengan meningkatkan kapasitas, kualitas, produktifitas dan daya saing sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Pemko Payakumbuh berkomitmen penuh membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

“Kami telah melaksanakan MoU dengan Politeknik Sahid sejak 2016 lalu untuk meningkatkan kompetensi anak-anak kita lulusan SMA agar memiliki keterampilan dibidang Pariwisata dan Perhotelan,” Kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh melalui Kabid Tenaga Kerja Dewi Novita.

Dijelaskan Dewi pelatihan ini berlansung selama 9 bulan yang telah dimulai sejak bulan Juni 2019 lalu dan sekarang akan memasuki proses magang ke luar negeri.

“November mendatang peserta pelatihan ini akan berangkat magang ke Thailand dan Malaysia selama 6 bulan dan kita juga sudah memberikan passport dan visa kepada mereka,” ucapnya.

Senada dengan itu Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan Pemko Payakumbuh sudah memikirkan bagaimana supaya warga Payakumbuh tidah ada yang menganggur dan memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Kita akan perjuangkan program ini dan akan selalu kita jalankan serta akan kita jadikan sebagai program unggulan, untuk mengurai angka pengangguran,” kata Erwin Yunaz.

Wawako juga berpesan kepada para siswa yang magang keluar negeri agar menuntaskan pendidikan setelah magang, setelah itu jadilah orang-orang yang memiliki impian yang besar dan jadilah orang-orang yang tangguh.

“Raihlah mimpimu, bangunlah negerimu, bahagiakanlah orang tuamu,” ujar Wawako mantap.

Sementara itu Direktur Politeknik Sahid Jakarta Neni Wahyuni menyebut Pemko Payakumbuh telah berkomitmen untuk mengurangi angka pengangguran Kota Payakumbuh dengan Program pelatihan dan magang keluar negeri.

“Sejak kerjasama dari 2016 lalu kita sudah melatih 136 siswa, dan di periode ini dari total 21 siswa, kita mengirim 9 orang untuk magang ke Thailand, 4 orang untuk magang ke Malaysia serta sisanya sedang menunggu ujian Kompetensi,” imbuhnya.

Neni berpesan kepada Siswa yang akan magang ke Luar Negeri agar jangan berpuas diri dengan apa yang diraih sekarang, lanjutkanlah pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kebanyakan siswa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dimodali sendiri dari hasil kerjanya,” jelasnya.

Ditambahkan, “Setelah menyelasaikan pendidikan jenjang karir mereka di tempat kerja bisa meningkat,” pungkasnya. (ton)

LEAVE A REPLY