Antisipasi Dampak Sosial Ekonomi Covid-19, Walikota Padang Panjang Luncurkan Gerakan Padang Panjang Peduli

102

Walikota Padang Panjang Fadly Amran, Wakil Walikota Asrul, Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, bersama Pengurus BAZNAS Kota Padang Panjang meninjau kondisi pasar sekaligus berbelanja sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Pusat Padang Panjang, Kamis, 02 April 2020 tepat pukul 16:00 WIB.

Menurut Walikota Fadly Amran, kunjungan ke pasar ini bertujuan ganda.

Pertama untuk merespon keluhan pedagang di Pasar Pusat Padang Panjang yang mengalami penurunan transaksi drastis semenjak mulai merebaknya Covid-19 di Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya.

Hal ini disebabkan karena masyarakat memang diminta untuk tidak beraktivitas di luar rumah kecuali sangat dibutuhkan. Sehingga pasar menjadi lengang dan sepi pembeli. Ini berdampak pada anjloknya pendapatan pedagang.

Kedua, belanja bahan pokok dalam jumlah yang cukup banyak tersebut dimaksudkan untuk di distribusikan kepada 3.300 paket sembako kepada masyarakat tidak mampu, yang terkena dampak Covid-19.

“Inilah gerakan Padang Panjang Peduli. sumber dananya berasal dari infak Walikota, Wakil Walikota dan ASN Kota Padang Panjang serta didukung oleh Dana Zakat yang ada pada BAZNAS Kota Padang Panjang. Singkatnya adalah ‘Dari Awak Untuak Awak,” katanya.

Sejumlah barang yang dibeli itu, akan dipaket jadi Sembako dan di distribusikan pada Jum’at tanggal 03 April atau Sabtu 04 April 2020, melalui kelurahan-kelurahan dengan memanfaatkan jasa dari PSM, pendamping PKH dan relawan lainnya.

Sementara itu Sekda Sonny Budaya Putra menambahkan, di samping bantuan ASN dan BAZNAS ini, Pemerintah Kota Padang Panjang juga akan segera mendatangkan cadangan beras BULOG yang menjadi jatah Kota Padang Panjang.

“Beras cadangan ini, juga akan di distribusikan dengan prioritas untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan pokok, bagi masyarakat yang terdampak parah oleh Covid-19,” katanya.

Disebutkan, atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, Walikota menghimbau seluruh masyarakat agar saling bahu membahu menghadapi musibah Covid-19, yang sedang melanda daerah dan bangsa ini. Dan meminta masyarakat untuk mengikuti seluruh arahan pemerintah.

“Mari menjaga kebersihan, berdiam di rumah, tidak mendekati kerumunan. Aktivitas di pasar diharapkan tetap berjalan sesuai batas yang ditentukan, dengan menghimbau seluruh pelaku pasar agar melaksanakan protokol antisipasi Covid-19 dalam pelaksanaan transaksi,” tegasnya.

Ditegaskan, agar semua warga berdoa kepada Allah SWT supaya diberi kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini dan mampu melewatinya dengan sebaik-baiknya.

(AL/Rik)

--------------------------------------------------------------------------------
loading...